Sabtu, 22 Oktober 2011

ANALISIS dan DESAIN SISTEM INFORMASI

A. Pengertian Analisis Sistem (system analis)
Penguraian dari suatu system informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.

Tahan Analisa Sistem ini dilakukan setelah Tahap Perencanaan system (system planning) dan sebelum tahap desain system (system design).Tahan Analisis juga  m erupakan tahapan yang kritis dan pentin, Jadi jika ada kesalahan di tahapan ini akan menyebabkan kesalahan di tahap selanjutnya.

B. Langkah-langkah di Analisis
Langkah-langkah pada tahapan ini sama pada tahapn perencanaan sistem.  Perbedaannya terletak pada ruang lingkup,yaitu: Penelitian yang dilakukan oleh analisis system merupakan penelitian (terperinci),sedang di perencanaan system sifatnya hanya penelitian pendahuluan.
Langkah-langkah dasar analisis sisitem
  1. Identify: mengidentifikasikan masalah
  2. Understand: memahami kerja dari system yang ada
  3. Analyze: mengaanalisa system
  4. Report: membuat laporan hasil analisis
C. Pengertian Desain Sistem
Tahapan desain system ini memikirkan bagaimana menggambarkan  sistem  dari mendapatkan gambaran pada tahap analisis sistem.
DESAIN SISTEM Dibagi menjadi dua bagian:
  1. Desain Sistem Scr. Umum/ General Systems Design, atau disebut conceptual design.
  2. Desain Sistem Terinci, atau disebut physical design.
Yaitu: Memperhatikan peralatan yang dibutuhkan.
Arti Desain
  1. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem.
  2. Pendefinisian dari kebutuhan fungsional.
  3. Persiapan untuk rancang bangun implementasi
  4. Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk
  5. Dapat berupa penggambaran, perencanaan & pembuatan sketsa/pengaturan dari beberapa elemen yg terpisah ke dlm satu kesatuan yg utuh & berfungsi.
  6. Termasuk menyangkut mengkonfirmasi komponen-komponen perangkat lunak & perangkat system keras dari suatu sistem
D. Tujuan Desain
  1. Untuk memenuhi kebutuhan pemakai sistem
  2. Untuk memberikan gambaran yg jelas & rancang bangun yg lengkap kpd pemrogram komputer & ahli-ahli teknik yg lain, yg terlibat
Agar Tujuan tercapai, analis sistem hrs mencapai sasaran:
  1. Desain Sistem harus berguna, mudah dipahami & nantinya mudah digunakan.
  2. Desain Sistem harus dapat mendukung tujuan utama perusahaan, sesuai dengan yg telah didefinisikan pd tahap perencanaan sistem.
  3. Desain Sistem harus efisien & efektif utk dapat mendukung pengolahan transaksi, pelaporan manajemen & mendukung keputusan yg dilakukan manajemen.
  4. Desain Sistem harus dpt mempersiapkan rancang bangun yg terinci, yg terdiri antara lain: data, informasi, file, metode-metode, prosedur, SDM, H/W, S/W.
E. Personil yang Terlibat
Pekerjaan desain sistem dilakukan oleh analis sistem, & personil teknik lain, seperti: spesialis pengendalian, personil penjamin kualitas, spesialis komunikasi  data, dll.
Bagaimana dgn USER?
User harus dilibatkan dalam tahap desain, krn dapat mengkaji ulang komponen sistem yg didesain. Contohnya: laporan & bentuk tampilan dari  sistem.
F. LANGKAH Siklus Pengembangan Sistem (SDLC)
  1. Survay : Bisa berbentuk Wawancara, Angket dan Penelitian.
  2. Analisis: Transaksi
  3. Desain
  4. Program( coding)
  5. Testing (Uji coba)
  6. Implementasi : Coba untuk dijalankan
  7. Dokumentasi :
  8. Dikembangkan (kembali ke proses awal)

Proses yang tidak boleh jika sesame atribut pasif berconeksi, harus menggunakan antribut proses, maka akan benar menjadi proses atau sesame antribut aktif (proses ke proses).
SUMBER :
― PSI_P1_MI.Ppt.AB,tjandrarini
― Hartono,Jugianto.1989.ANALISA & DESAIN SISTEM INFORMASI.Yogjakarta:ANDI

Jumat, 21 Oktober 2011

Komunikasi

KOMUNIKASI

 Process of transmitting meaningful symbols between individual < William Albig >
 Process of passing information and understanding from one person to another < Keith Davis >
 Adalah proses pengiriman ide atau pikiran, dari satu orang kepada orang lain dengan tujuan untuk menciptakan pengertian dalam diri orang yang menerimanya ( C.A.Brown)

KOMUNIKASI SULIT
HETEROGEN PEOPLE
  • BEDA LATAR BELAKANG
  • BEDA TINGKAT PENDIDIKAN
  • BEDA PENGALAMAN / PARADIGMA
  • BEDA PEKERJAAN, KEBUTUHAN
  • BEDA KEDUDUKAN
  • BEDA GAYA …..dsb.
FUNGSI KOMUNIKASI
• fungsi kontrol : pengendali perilaku
• fungsi motivasi : faktor meningkatkan motivasi
• fungsi ekspresi perasaan : penyampai perasaan kepada orang lain
• fungsi informasi : penyampai data /informasi, lebih lanjut berguna untuk pengambilan keputusan

ARAH KOMUNIKASI
  • Komunikasi vertikal
  • Komunikasi ke bawah (memberi pengarahan, informasi, instruksi, dll)
  • Komunikasi keatas (suplai informasi yang terjadi di tk.bawah: laporan periodik, penjelasan, gagasan, dll)
  • Komunikasi Lateral/Horizontal
  • Komunikasi antara anggota dlm kel. yg sama
  • Komunikasi antara departemen pd tingkatan organisasi yg sama
  • Bersifat koordinatif
  • Komunikasi Diagonal
KOMUNIKASI FORMAL & INFORMAL
  • Formal
  • Dikendalikan oleh manajemen
  • Kadang-kadang menghambat proses komunikasi
  • Sebagian besar digunakan dlm penyelesaian tugas
  • Informal
  • Tidak dikendalikan oleh manajemen
  • Mudah diterima
  • Digunakan untuk menjalin hubungan lebih erat

HAMBATAN KOMUNIKASI EFEKTIF
  •  Hambatan-hambatan organisasional
  •  Tingkatan hierarki
  •  Wewenang manajerial
  •  Spesialisasi
  • Hambatan-hambatan antar pribadi
  •  Persepsi selektif
  •  Status/kedudukan komunikator
  •  Keadaan membela diri
  •  Pendengaran lemah
  •  Ketidaktepatan penggunaan bahasa
PENINGKATAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI
 Kesadaran akan kebutuhan komunikasi efektif
 Penggunaan Umpan – Balik
 Menjadi Komunikator yg lebih efektif

Kamis, 20 Oktober 2011

Nilai,Sikap dan Kepuasan Kerja

Nilai, Sikap dan Kepuasan Kerja

NILAI/VALUE
• Nilai merupakan keyakinan mendasar yang menggambarkan pendirian individu bahwa sesuatu hal/perilaku lebih baik/benar daripada hal/perilaku yang lain.

Sistem Nilai
Sistem nilai adalah susunan peringkat nilai-nilai individu menurut kepentingannya.
 Sumber:
    Genetik (bawaan)
    Budaya nasional
    Lingkungan (keluarga, sekolah, teman)

Ada 6 Tipe Nilai (menurut Allport and Associate (dalam Robbins, 1993))
  1. Theoritical : nilai yg mengutamakan penemuan/pencarian kebenaran melalui pendekatan rasional dan kritikal
  2. Economic : nilai yg menekankan kegunaan dan kepraktisan
  3. Aesthetic : nilai yg mengagungkan bentuk dan keharmonisan
  4. Social : nilai yg menekankan kecintaan thdp orang-orang
  5. Political : nilai yg menitikberatkan pd kekuasaan dan pengaruh
  6. Religious : nilai yg berkaitan dg pengalaman dan pemahaman yg sama ttg alam semesta
SIKAP / ATTITUDE
Sikap/Attitude
  •  Pernyataan/pertimbangan evaluatif (baik yang diinginkan atau yang tidak) mengenai objek,
  • orang, atau peristiwa
  • Mencerminkan bagaimana seseorang merasakan sesuatu
  • Bersumber dari : lingkungan
  • Sifat: relatif /dapat berubah
Komponan Sikap
  • Kognitif : segmen pendapat/keyakinan dari suatu sikap
  • Afektif : segmen emosional/perasaan dari suatu sikap
  • Psikomotorik (perilaku) : alasan untuk berperilaku dalam suatu cara tertentu terhadap seseorang/sesuatu
  • Sikap dapat berpengaruh terhadap kinerja organisasi
  • Pimpinan_berpengaruh terhadap bawahan
Tipe Sikap
1. Job satisfaction (kepuasan kerja): berkenaan dengan sikap umum individu terhadap pekerjaannya. Jika kepuasan kerja tinggi maka sikap terhadap pekerjaannya adalah positif,
begitu pula sebaliknya.
2. Job involvement (keterlibatan kerja): menunjukkan tingkat pengenalan dan keterlibatan diri dengan pekerjaan, serta kesadaran seseorang bahwa performance penting bagi dirinya,. Orang yang memiliki tingkat keterlibatan kerja tinggi

maka ia akan lebih memperhatikan pekerjaannya.
_ Organizational commitment (komitmen kepada organisasi), menunjukkan tingkat pengenalan, keterlibatan dan kesetiaan kepada organisasi, serta harapan dapat mempertahankan
status keanggotaannya.
Kepuasan Kerja
  • Sikap individu secara umum thdp pekerjaannya
  • Seperangkat perasaan pegawai ttg menyenangkan/tidaknya pekerjaan mereka
  • Hasil akhir yg komplek dr berbagai macam unsur pekerjaan, yaitu orang, peraturan, organisasi, serta lingkungan
Mentally challenging work
  • Tantangan yg rendah org akan cenderung bosan
  • Tantangan yg sedang akan membuat tenang & puas
  • Tantangan terlalu banyak akan membuat frustasi & merasa gagal
- Equitable rewards (imbalan yang sesuai)
   yaitu adanya keadilan dlm peraturan gaji & promosi
   mis: berdasarkan beban kerja, standar gaji umum, atau tingkat kemampuan individu
 - Supportive working conditions
   yaitu adanya dukungan kondisi kerja
   mis: kondisi lingkungan kerja yg nyaman, fasilitas yg lengkap & tdk membahayakan akan
mendukung kepuasan kerja seseorang

Supportive colleagues
    yaitu adanya dukungan kolega/teman akanmembuat seseorang menjadi lebih mantap dlm
bekerja
• Alasan orang butuh berinteraksi & sosialisasi
Personality – job fit
• yaitu adanya kesesuaian antara kepribadian seseorang dg pekerjaannya
• Personality – job fit akan membuat seseorang lebih puas krn dl bekerja sekaligus ia dpt
menyalurkan bakat dan minatnya
Pengaruh kepuasan kerja
• Produktivitas : hub tdk konsisten
Produktivitas juga ditentukan oleh
(1) mekanisme pasar,
(2) kemampuan mesin
• Absen
ada korelasi negatif antara kepuasan kerja dg tingkatabsen
• Turnover.
ada korelasi negatif antara kepuasan kerja dg
turnover (korelasinya lebih kuat dr absen)

Dasar Perilaku Individu

Dasar-dasar perilaku Individu

Karakteristik Biografik
Yaitu sifat pribadi tiap individu yg obyektif dan mudah diperoleh dari catatan pribadi individu. (Usia, Jenis Kelamin, Status Perkawinan, jumlah tanggungan, masa kerja, dll)
Dalam organisasi, dikaitkan dengan kinerja dan kepuasan kerja.
  1. Usia
  •  Usia bertambah, kinerja menurun
  •  Jumlah tenaga kerja usia lanjut meningkat
  •  Semakin tua usia seseorang, kemungkinan turn over kecil
  •  Usia berbanding terbalik dengan ketidakhadiran
  •  Usia dan kepuasan kerja berasosiasi positif

    2. Jenis Kelamin 
  • Perbedaan gender tidak selalu mempengaruhi kinerja
  • Perbedaan gender tidak mempengaruhi kepuasan kerja individu
  • Perbedaan gender tidak mempengaruhi turn over
  • Tingkat absensi perempuan lebih tinggi
    3. Status Perkawinan
  • Status perkawinan tidak mempengaruhi kinerja seseorang
  • Status perkawinan menurunkan tingkat absen, turn over, dan meningkatkan kepuasan kerja
    4. Jumlah Tanggungan
  • Tidak berhubungan dengan kinerja
  • Berkorelasi positif dengan tingkat absen (terutama wanita) dan kepuasan kerja
    5. Masa Kerja
  • Tidak berkorelasi dengan kinerja
  • Ada hubungan negatif antara masa kerja dan tingkat absen serta turn over
    6. Kemampuan
  • Kapasitas seorang individu untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan
  • Macam kemampuan:
  • Intelektual kemampuan yg diperlukan utk mengerjakan aktivitas mental
  • Fisik kemampuan yg diperlukan utk melakukan tugas2 yg menuntut stamina, kekuatan dan kecakapan.
  • Berkorelasi positif dengan kinerja
    7. Kepribadian
  • Cara-cara yang digunakan oleh individu utk berekasi dan berinteraksi dengan lingkungannya.
  •  Faktor yg menentukan kepribadian:
  • Keturunan_ bersifat abadi
  • Lingkungan
  • Situasi
Kelengkapan Kepribadian
_ Authorianism_ aliran yg menyetujui adanya perbedaan status dan kekuasaan diantara orang di
dalam suatu organisasi
_ Machiavellianisme_ yaitu derajad sejauh mana seseorang individu bersifat pragmatis, menjaga jarak emosional, dan meyakini bahwa tujuan dpt membenarkan cara
_ Penghargaan diri (self esteem)_ tingkat senang atau tidaknya seseorang thdp dirinya sendiri
_ Pemantauan diri (self monitoring)_ sifat individu utk mengukur kemampuan diri dlm menyesuaikan perilakunya dg faktor-faktor situasional eksternal
_ Pengambilan resiko (risk taking)_ orang yg memiliki tingkat pengambilan resiko tinggi akan
lebih cepat dlm memberikan keputusan

Persepsi _ yaitu proses dimana seseorang mengorganisasi dan menginterpretasi sensor/kesan yg ditangkapnya utk mengartikan lingkungan

Faktor-faktor Persepsi
1. Perceiver (orang yang merasakan)_ kesan yg ditangkap oleh indra, yg dipengaruhi oleh karakter pribadi seperti: sikap, motif, minat, pengalaman masa lalu, dan harapan
2. Target (sasaran)_ karakteristik sasaran yang diamati dapat mempengaruhi persepsi seseorang
3. Situasi_ elemen-elemen di sekitar sasaran, seperti: waktu, situasi kerja, situasi social
Persepsi Terhadap Orang Lain

    1. Selective Perception_individu cenderung akanberpersepsi thdp org lain sesuai minat, latar
belakang, dan pengalaman pribadinya
   2. Halo Effect_ dlm mengambil kesimpulan ttg orglain cenderung hanya memperhatikan satu
karakteristiknya saja
   3. Contrast effect _ individu dlm mengevaluasi karakteristik seseorang cenderung membandingkan dg org lain yg ditemui sebelumnya
   4. Projection_individu menempatkan karakteristik pribadinya pd diri org lain yg hendak dinilainya
   5. Stereotyping _ individu cenderung menilai karakteristik seseorang berdasarkan karakteristik
kelompok asalnya

Tujuan Mempelajari Kepribadian
_ Menyelidiki kekuatan dan kelemahan sendiri, dan belajar bagaimana caranya menonjolkan segi
positif dan menyingkirkan segi negatif
_ Memahami orang lain dan menyadari bahwa orang lain berbeda tidak berarti bahwa perilaku mereka salah

Perilaku Keorganisasian

Perilaku Keorganisasian

A. Langkah –langkah awal bekerja dengan kondisi perusahaan yang akan berhasil:   
   1. Mengidenfikasi masalah individu (karakter Individu) dan kelompok (Tim work dan Sumber Daya Manusianya)
   2. Budaya organisasi yang ada dinegara atau tempat perusahaan tersebut.
   3. Motivasi bekerja untuk karyawan.

B.MANAGEMENT
   a. Pengertian Manajemen suatu proses mengelola, merencanakan, mengorganisasikan, memimpin
perseorangan dalam suatu berkelompok demi tujuan tertentu.
   b. Fungsi Manajement
      1. Fungsi Perencanaan : meliputi menentukan tujuan organisasi , mentapkan strategis keseluruan untuk mencapai tujuan.
      2. Fungsi pengorganisasian: Penetapan tugas-tugas pada kelompok dan keputusan yang di ambil.
      3. Fungsi Kepemimpinan : Mengarakan dan mengkoordinasi orang-orang yang dipimpin, memilih informasi paling efektif dan memecahkan konflik.
      4.Fungsi Pengendalian : Memantau kinerja organisasi agar berjalan dengan lancar dan memotivasi organisas

C.Organisasi Suatu langkah untuk mengontrol beberapa orang menjadi bersamaan untuk tujuan yang spesifik.
   Organisasi bisa berupa profit atau Non Profit(Tidak mengambil keuntun gan atau imbalan) contoh : organisasi yang bertujuan untuk pembelajaran. 

D. Mengapa Perlu Manajemen
   1. Mencapai tujuan
   2. Menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan
   3. Mencapai efisiensi dan efektivitas

E. Proses Manajemen
   P = PLANNING .
   O = ORGANIZING
   A = ACTUATING
   C = CONTROLING

F. Manajer Manajer melakukan sesuai melalui orang lain,alokasi sumber daya manusia,mengarahkan aktivitas untuk melakukan tujuan bekerja di organisasi. 


Sumber : – suhandiah.ppt.perilaku dalam berorganisasi – Robbin,Stephen P.1993.”Prilaku Organisasi jilid 1″.jakarta: PT Prenhallindo

Rabu, 14 September 2011

Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi. .

Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :

  1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
  2. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
  3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.

SIA terdiri dari 3 subsistem:
1. Sistem pemrosesan mendukung proses operasi bisnis harian.
2. Sistem buku besar/ pelaporan menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
3. Sistem pelaporan manajemen yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Manfaat SIA :
  • Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
  • Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
  • Meningkatkan efisiensi
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
  • Meningkatkan sharing knowledge
  • Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

Komponen SIA :
1. Orang-orang
2. Prosedur-prosedur
3. Data
4. Software
5. Infrastruktur Teknologi Informasi




    Sistem Operasi

    Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan peramban web.

    5 macam jenis sistem operasi !

    1. DOS
    DOS adalah singkatan dari Disk Operating System. DOS merujuk pada
    perangkat sistem operasi yang digunakan di banyak komputer yang
    menyediakan abstraksi dan pengelolaan perangkat penyimpan sekunder dan
    informasinya.DOS juga biasanya dijalankan dari satu atau dua disc.
    Hal ini karena pada masa DOS digunakan media penyimpan masih sangat
    terbatas kemampuannya (paling besar mungkin hanya 1,4 Megabyte).
    Ada beberapa jenis DOS adalah Apple DOS, Commodore DOS, Atari
    DOS dan lain-lain.. Jenis DOS yang paling terkenal adalah jenis DOS yang berjalan
    pada mesin-mesin yang compatible dengan IBM Personal Computer.
    Untuk menjalankan perintah-perintah sistem operasi, DOS menggunakan
    perintah berbasis teks atau CLI. Setiap kali selesai mengetikkan suatu perintah,
    kita harus menekan tombol ENTER untuk mengeksekusi perintah tersebut.

    2. UNIX
    UNIX adalah sistem operasi yang mula-mula dikembangkan oleh suatu
    kelompok di AT & T pada laboatorium Bell. Unix banyak digunakan baik untuk
    server maupun workstation.

    Sistem UNIX terdiri dari beberapa komponen yang biasanya dipaket
    bersama. Umumnya paket-paket tersebut adalah sebagai berikut:
    * Kernel dengan sub komponen seperti :
    - conf = file konfigurasi.
    - dev = driver perangkat keras
    - sys = kernel sistem operasi, manajemen memori, penjadwalan
    proses, sistem calls dan lain-lain.
    - h = header files, mendefinisikan struktur kunci di dalam sistem.

    3. Microsoft Windows
    Micosoft Windows atau orang lebih sering menyebut Windows saja pada
    awalnya hanyalah add-on dari MS-DOS karena tingginya tuntutan pada sistem
    operasi yang berbasis GUI. Versi awal Windows berjalan di atas MS-DOS. Meski
    demikian Windows versi awal telah menunjukkan beberapa fungsi-fungsi yang
    umum dijumpai dalam sistem operasi, antara lain: memiliki tipe file executable
    tersendiri, memiliki driver perangkat keras sendiri, dan lain-lain.
    Pada awalnya Windows juga tidak mendukung konsep
    multi-tasking dan multi-user. Akomodasi terhadap jaringan atau fungsi-fungsi
    client-server juga tidak sekuat pada UNIX dan turunannya. Sehingga masalah
    yang sering muncul di sistem operasi Windows adalah masalah keamanan yang
    berhubungan dengan jaringan. Tetapi Windows memiliki kelebihan dari sisi
    kemudahan pemakaian. Pada versi yang terbaru (Windows Vista) konsep multiuser
    dan multi-tasking telah semakin matang. Selain itu tampilan GUI telah
    dirubah dengan banyak menggunakan efek tiga dimensi.


    4. Apple Mac OSApple Mac OS merupakan turunan
    dari UNIX melalui jalur BSD (Berkeley Software Distribution).
    Mac OS adalah sistem operasi berbasis GUI. Apple
    merupakan pelopor dalam penggunaan GUI pada sistem operasi.
    Versi awal dari Mac OS hampir secara penuh mengandalkan pada
    kemampuan GUI-nya dan sangat membatasi penggunaan CLI.
    Meskipun memudahkan namun ada beberapa kelemahan, antar lain:
    multi-tasking yang tidak berjalan sempurna, pengelolaan memori yang terbatas,
    dan konflik pada beberapa program yang ditanamkan.
    Pada Mac OS X (versi terbaru), semua kelemahan pada versi lama telah
    coba dihilangkan. Multi-tasking telah berjalan dengan baik dan manajemen
    memori yang jauh lebih baik. Selain itu tampilan GUI-nya disebut-sebut sebagai
    yang terbaik di antara sistem operasi yang ada.

    5. Linux
    Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan
    kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux.
    Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia
    bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386,
    prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC.
    Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/) adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama.





    Sumber :
    http://id.wikipedia.org
    http://volkshymne.blogspot.com