Jumat, 06 April 2012

DEFINISI dan CIRI-CIRI KALIMAT EFEKTIF

Pert 4 & 5

Kalimat efektif ialah kalimat yang benar, jelas, dan mempunyai makna yang mudah dipahami oleh pembaca secara tepat.

 Ciri-ciri kalimat efektif:

1. KESEPADANAN STRUKTUR BAHASA
   • Kesepadanan ialah keseimbangan antara gagasan dan struktur bahasa yang digunakan.
   • Kesepadanan kalimat dibangun melalui kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.
   • Kesatuan menunjuk bahwa dalam satu kalimat hendaknya hanya ada satu ide pokok.
   • Satu ide pokok tidak diartikan sebagai ide tunggal, tetapi ide yang dapat dikembangkan ke dalam beberapa ide penjelas. 
  BEBERAPA CIRI KESEPADANAN
   • Mempunyai struktur jelas.
   • Kejelasan subjek dan predikat dapat dilakukan dengan tidak menggunakan kata depan: di, dalam, bagi, untuk, pada, sebagai, tentang, mengenai, menurut, dan sebagainya yang ditempatkan di depan subjek.
   • Tidak terdapat subjek ganda.
   • Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang.
      Contoh-contoh Kesepadanan
   • Kepada setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi = subyeknya tidak jelas.
   • Tentang kelangkaan pupuk mendapat keterangan para petani. à unsur S-P-O tidak berkaitan erat
Mestinya…
   • Setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi.
   • Para petani mendapat keterangan tentang kelangkaan pupuk.

2. KEPARALELAN ATAU KESEJAJARAN BENTUK
   • Keparalelan atau kesejajaran bentuk adalah terdapatnya unsur-unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai di dalam kalimat.
   • Bila bentuk pertama menggunakan nomina, bentuk kedua dan seterusnya juga harus menggunakan nomina.
   • Demikian pula bila menggunakan bentuk-bentuk lain.
Contoh-contoh Kepararelan:
1. Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah pengecatan tembok, memasang lampu, pengujian sistem pembagian air, dan menata ruang.

3. KETEGASAN ATAU PENEKANAN KATA
   • Merupakan perlakuan khusus pada kata tertentu dalam kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan.
   • Ada beberapa cara penekanan dalam kalimat:
    1. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu pada awal kalimat
    2. Melakukan pengulangan (repetisi)
    3. Melakukan pengontrasan kata kunci
    4. Menggunakan partikel penegas
Penekanan Kata :
    1. Menempatkan kata yang ditonjolkan di awal kalimat.
    - Sumitro menjelaskan bahwa manusia mempunyai kecenderungan tidak puas.
    - Persoalan itu dapat diselesaikan dengan mudah.
    2. Repetisi
    - Saudara-saudara, kita tidak suka dibohongi, kita tidak suka ditipu, kita tidak suka dibodohi
    - Pembangunan dilihat sebagai proses yang rumit dan mempunyai banyak dimensi, tidak hanya berdimensi ekonomi tapi juga dimensi politik, dimensi sosial, dan dimensi budaya
   3. Pengontrasan kata kunci
   - Informasi ini tidak bersifat sementara, tetapi bersifat tetap.
   - Peserta kegiatan ini adalah laki-laki, bukan perempuan.
   4. Partikel Penegas
   - Andalah yang bertanggung jawab menyelesaikan masalah itu
   - Meskipun hujan turun, Ia tetap bersemangat berangkat ke sekolah

4. KEHEMATAN KATA
 Kehematan adalah upaya menghindari pemakaian kata yang tidak perlu jadi  kata menjadi padat berisi.
Dapat dilakukan dengan cara:
  1. Menghilangkan pengulangan subyek
  2.  Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata
  3. Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
  4. Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
  1. Contoh Menghilangkan pengulangan subyek
-  Karena ia tak diundang, dia tidak dating ke tempat itu.
Mestinya menggilangkan kata ia
  1. Contoh Menghindarkan pemakaian superordinate pada hiponimi kata
- Mira adalah gadis yang memakai bajuwarna merah
Mestinya menggilangkan kata warna
  1. Contoh Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
- Jangan naik ke atas karena licin.
Mestinya menggilangkan kata ke atas
Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
- Ia mengambil semua jeruk-jeruk yang masih ada di meja.

5.KESATUAN GAGASAN
   Kesatuan gagasan adalah terdapatnya satu ide pokok dalam sebuah kalimat.
   Contoh:
      Berdasarkan agenda sekretaris manajer personalia akan memberi pengarahan kepada pegawai baru.

6.KELOGISAN
   Kelogisan adalah terdapatnya arti kalimat yang logis/masuk akal dan penulisannya sesuai EYD.
Contoh:
 -  Karena lama tinggal di asrama putra, anaknya semua laki-laki
 -  Kepada ibu Intha, waktu dan tempat kami persilakan.
 -  Jalur ini terhambat oleh iring-iringan jenazah.


Sumber : suhandiah.ppt.bahasa indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar