Kamis, 20 Oktober 2011

Nilai,Sikap dan Kepuasan Kerja

Nilai, Sikap dan Kepuasan Kerja

NILAI/VALUE
• Nilai merupakan keyakinan mendasar yang menggambarkan pendirian individu bahwa sesuatu hal/perilaku lebih baik/benar daripada hal/perilaku yang lain.

Sistem Nilai
Sistem nilai adalah susunan peringkat nilai-nilai individu menurut kepentingannya.
 Sumber:
    Genetik (bawaan)
    Budaya nasional
    Lingkungan (keluarga, sekolah, teman)

Ada 6 Tipe Nilai (menurut Allport and Associate (dalam Robbins, 1993))
  1. Theoritical : nilai yg mengutamakan penemuan/pencarian kebenaran melalui pendekatan rasional dan kritikal
  2. Economic : nilai yg menekankan kegunaan dan kepraktisan
  3. Aesthetic : nilai yg mengagungkan bentuk dan keharmonisan
  4. Social : nilai yg menekankan kecintaan thdp orang-orang
  5. Political : nilai yg menitikberatkan pd kekuasaan dan pengaruh
  6. Religious : nilai yg berkaitan dg pengalaman dan pemahaman yg sama ttg alam semesta
SIKAP / ATTITUDE
Sikap/Attitude
  •  Pernyataan/pertimbangan evaluatif (baik yang diinginkan atau yang tidak) mengenai objek,
  • orang, atau peristiwa
  • Mencerminkan bagaimana seseorang merasakan sesuatu
  • Bersumber dari : lingkungan
  • Sifat: relatif /dapat berubah
Komponan Sikap
  • Kognitif : segmen pendapat/keyakinan dari suatu sikap
  • Afektif : segmen emosional/perasaan dari suatu sikap
  • Psikomotorik (perilaku) : alasan untuk berperilaku dalam suatu cara tertentu terhadap seseorang/sesuatu
  • Sikap dapat berpengaruh terhadap kinerja organisasi
  • Pimpinan_berpengaruh terhadap bawahan
Tipe Sikap
1. Job satisfaction (kepuasan kerja): berkenaan dengan sikap umum individu terhadap pekerjaannya. Jika kepuasan kerja tinggi maka sikap terhadap pekerjaannya adalah positif,
begitu pula sebaliknya.
2. Job involvement (keterlibatan kerja): menunjukkan tingkat pengenalan dan keterlibatan diri dengan pekerjaan, serta kesadaran seseorang bahwa performance penting bagi dirinya,. Orang yang memiliki tingkat keterlibatan kerja tinggi

maka ia akan lebih memperhatikan pekerjaannya.
_ Organizational commitment (komitmen kepada organisasi), menunjukkan tingkat pengenalan, keterlibatan dan kesetiaan kepada organisasi, serta harapan dapat mempertahankan
status keanggotaannya.
Kepuasan Kerja
  • Sikap individu secara umum thdp pekerjaannya
  • Seperangkat perasaan pegawai ttg menyenangkan/tidaknya pekerjaan mereka
  • Hasil akhir yg komplek dr berbagai macam unsur pekerjaan, yaitu orang, peraturan, organisasi, serta lingkungan
Mentally challenging work
  • Tantangan yg rendah org akan cenderung bosan
  • Tantangan yg sedang akan membuat tenang & puas
  • Tantangan terlalu banyak akan membuat frustasi & merasa gagal
- Equitable rewards (imbalan yang sesuai)
   yaitu adanya keadilan dlm peraturan gaji & promosi
   mis: berdasarkan beban kerja, standar gaji umum, atau tingkat kemampuan individu
 - Supportive working conditions
   yaitu adanya dukungan kondisi kerja
   mis: kondisi lingkungan kerja yg nyaman, fasilitas yg lengkap & tdk membahayakan akan
mendukung kepuasan kerja seseorang

Supportive colleagues
    yaitu adanya dukungan kolega/teman akanmembuat seseorang menjadi lebih mantap dlm
bekerja
• Alasan orang butuh berinteraksi & sosialisasi
Personality – job fit
• yaitu adanya kesesuaian antara kepribadian seseorang dg pekerjaannya
• Personality – job fit akan membuat seseorang lebih puas krn dl bekerja sekaligus ia dpt
menyalurkan bakat dan minatnya
Pengaruh kepuasan kerja
• Produktivitas : hub tdk konsisten
Produktivitas juga ditentukan oleh
(1) mekanisme pasar,
(2) kemampuan mesin
• Absen
ada korelasi negatif antara kepuasan kerja dg tingkatabsen
• Turnover.
ada korelasi negatif antara kepuasan kerja dg
turnover (korelasinya lebih kuat dr absen)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar